mikrotik-academy

Kerjasama antara Fakultas Teknologi Informasi Universitas Advent Indonesia (FTI UNAI) dan Mikrotik merupakan langkah strategis yang menguntungkan kedua belah pihak. Mikrotik, sebagai produsen alat-alat jaringan yang telah mendunia, memiliki reputasi dalam menyediakan hardware dan software yang kuat untuk manajemen jaringan. Pembentukan Mikrotik Academy di kampus UNAI menandakan komitmen serius dari universitas dalam mengintegrasikan teknologi jaringan terkini ke dalam kurikulum pendidikan mereka, serta menanamkan pengetahuan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Fakultas Teknologi Informasi UNAI telah menggunakan produk Mikrotik sejak tahun 2009, yang mencakup berbagai model router seperti RouterBOARD 450G hingga seri CCR yang lebih canggih. Penerapan berbagai fitur Mikrotik, seperti firewall, routing, dan Captive Portal, menunjukkan tingkat kompetensi teknis yang tinggi dari staff pengajar dan teknisi di UNAI. Pengalaman ini tidak hanya mendukung infrastruktur TI di UNAI sendiri tetapi juga menyediakan dasar yang kuat untuk pendidikan praktis kepada mahasiswa.

Para tenaga ahli dan pelatih di UNAI yang telah memiliki sertifikasi Mikrotik, termasuk MTCNA (MikroTik Certified Network Associate), MTCRE (MikroTik Certified Routing Engineer), dan MTCTCE (MikroTik Certified Traffic Control Engineer), memiliki kapasitas untuk menyampaikan pelatihan yang berkualitas. Sertifikasi-sertifikasi ini membuktikan keahlian mereka dalam mengimplementasikan dan mengelola solusi jaringan yang dibutuhkan oleh banyak organisasi.

Pelatihan MTCNA yang akan diadakan di kampus menawarkan mahasiswa kesempatan untuk mendapatkan sertifikasi yang diakui industri. Dengan sertifikasi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis tetapi juga validasi kompetensi yang dapat meningkatkan prospek karier mereka sebagai Network Administrator Professional. Kursus ini kemungkinan akan mencakup pemahaman mendalam tentang konfigurasi, pemeliharaan, dan pengawasan jaringan yang menggunakan perangkat Mikrotik.

Lebih lanjut, kerjasama ini dapat meningkatkan visibilitas UNAI sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan TI dan sistem jaringan. Mahasiswa yang dilatih di Mikrotik Academy akan mempunyai keahlian yang siap pakai, yang sangat diminati di pasar kerja. Hal ini tidak hanya meningkatkan kemampuan kerja mereka tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan industri akan tenaga kerja yang terampil dalam manajemen jaringan.

Dengan pengembangan Mikrotik Academy, UNAI juga berpotensi menjadi hub untuk pengembangan pengetahuan jaringan di wilayahnya, memperkuat kolaborasi antara akademi dan industri, serta memperluas peluang riset dan pengembangan dalam teknologi jaringan.